Yuk, Simak Cara Memilih Pasir Kucing yang Tepat Berikut Ini

By | March 6, 2020
pasir kucing

Tips Memilih Pasir Kucing yang Tepat

Bagi Anda para cat mom, pasti cukup risau untuk memilih pasir kucing (cat litter)  yang tepat. Bagaimana tidak, Anda diharuskan memiliki cat litter yang nyaman dan efektif untuk dibersihkan. Cat litter ini menjadi kebutuhan dasar dan memiliki andil yang besar dalam kesehatan dan kenyamanan kucing peliharaan Anda. Hal ini karena pasir mampu menciptakan lingkungan kucing yang bersih dan bebas dari penyakit. Agar kucing kesayangan Anda bebas dari penyakit, yuk simak tips cara memilih cat litter dengan tepat berikut ini

  • Cat Litter yang Memiliki Daya Serap Terhadap Bau

Bau tak sedap sering membuat suasana menjadi tidak nyaman dan kotor. Hal ini karena pup dan air kencing yang dihasilkan kucing peliharaan memiliki bau yang tidak sedap. Sehingga Anda diharuskan untuk membeli pasir yang mampu menyerap bau tak sedap tersebut dengan baik. Akibat yang terjadi bila cat litter tidak menyerap dengan baik dapat menimbulkan penyakit pada kunci.

  • Cat Litter Mudah Dibersihkan

Jangan memilih cat litter yang dapat mengental dengan cepat dan keras. Hal ini karena pasir tersebut sulit untuk dibersihkan. Ini akan membuat Anda kerepotan dan tidak nyaman sendiri. Solusi yang bisa Anda lakukan ialah memeriksa produk cat litter dengan teliti. Pastikan tertera “dapat menggumpal” pada kemasan. Selanjutnya ialah memeriksa seluruh cat litter secara merata di litter box.

  • Cat Litter Mengandung Nilai Ekonomis yang Tinggi

Cat litter yang memiliki nilai ekonomis jelas menjadi hal yang harus Anda perhitungan. Ini mampu menekan biaya perawatan kucing kesayangan Anda. Hal lain yang harus Anda pertimbangkan mengenai bahan baku ialah fungsi, kualitas, dan kebutuhan yang sesuai hewan kesayangan Anda.

  • Kenali Bahan Baku Pasir dengan Baik

Ada lima jenis bahan baku cat litter yang perlu Anda ketahui. Kelima jenis bahan baku cat litter ialah gel silika, kertas, batu-batu mineral, ampas kedelai, dan  kayu. Mau tahu cara mengenali bahan baku cat litter lebih jauh? Yuk, simak artikel ini sampai selesai.

 Jenis Bahan Baku Cat Litter yang Sering Digunakan

  1. Gel Silika

Pasir Gel Silika, Pasir Kucing, Pasir Gel Silika Kucing

Pasir Gel Silika

Bahan baku pasir yang terbuat dari gel silika mampu menyerap bau tak sedap dengan maksimal. Bahan baku jenis ini direkomendasikan untuk hewan peliharaan Anda karena aman serta tidak menimbulkan keracunan bagi kucing.

  1. Kertas

Bahan baku pasir yang kedua ialah kertas. Jenis pasir kucing ini memiliki kemampuan serap yang tinggi serta bisa langsung di buang dalam kloset. Namun hambatan yang akan mengganggu Anda ialah tersumbatnya kloset (WC). Anda bisa mengatasinya dengan menyiram kloset dengan air garam.

  1. Batu-batu Mineral

Pasir Batu-batu Mineral, Batu-batu Mineral, Pasir untuk Kucing, Pasir Kucing, Pasir

Pasir Batu-batu Mineral

Batu-batu mineral sangat cocok untuk bahan baku kebutuhan kucing yang satu ini. Hal ini karena batu-batu mineral mampu menyerap bau tak sedap dengan maksimal. Namun bahan baku ini sangat mudah dihancurkan sehingga selalu berceceran ketika kucing membuang kotorannya di litter box

  1. Ampas Kedelai

Ampas kedelai menjadi salah satu bahan baku pasir yang tidak menghasilkan bau dan debu. Anda yang pertama kali memelihara kucing, jangan kaget bila ada yang terbuat dari ampas kedelai. Aroma yang dihasilkan jenis pasir  yang terbuat dari ampas tahu cukup unik. Sehingga Anda harus terbiasa dengan aroma yang dihasilkan.

  1. Kayu

Kayu menjadi salah satu bahan baku pasir yang bisa Anda pilih. Tahukah Anda bahan jenis ini mampu menyerap bau secara maksimal dan beratnya cukup ringan. Bahkan ada jenis kayu tertentu yang bisa langsung di buang dalam toilet atau dibakar. Hal ini mempermudah Anda dalam proses pembuangan.

Setiap bahan baku cat litter memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Hal ini dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan kucing kesayangan Anda dan keinginan Anda. Sebelum memelihara kucing sebaiknya Anda bisa memilih cat litter dengan tepat.

Setelah membaca semua artikel ini dapat diketahui bahwa pasir yang direkomendasikan ialah cat litter yang ringan, tidak mudah menggumpal, serta membantu kebersihan lingkungan kucing. Pastikan kucing kesayangan Anda nyaman dengan pasir yang Anda pilih. Kucing kesayangan nyaman dan Anda pun akan merasa aman.

Cara Mencuci Pasir Kucing yang Baik dan Benar

Pasir kucing menjadi kebutuhan penting yang harus dipenuhi jika Anda memelihara kucing. Anda harus menyediakan bak berisi pasir khusus sebagai tempat kucing untuk buang air kecil maupun besar. Penyediaan bak pasir ini bertujuan agar kotoran kucing tidak berceceran dimana-mana dan membuat rumah jadi kotor juga berbau tidak sedap.

Anda bisa menggunakan pasir yang sekali pakai dan langsung buang. Supaya lebih hemat, ada juga produk pasir yang bisa dicuci dan dipakai berulang kali. Jika Anda memakai pasir yang bisa dicuci, berikut adalah cara mencuci pasir yang baik dan benar:

1. Pisahkan dari Kotoran

Sebelum mencuci pasir, silakan pisahkan dulu pasir dengan kotoran kucing. Sebaiknya kotoran kucing dibuang di tempat yang tepat, jangan sembarangan. Anda disarankan membuang kotoran kucing dengan cara menguburnya di tanah. Pastikan semua kotoran sudah terbuang dan tinggal pasirnya saja di dalam bak.

Ketika membuang kotoran kucing, sebaiknya Anda menggunakan sarung tangan. Selain itu, gunakan sekop yang biasa dipakai untuk membuang kotoran kucing. Jika perlu, pakai juga masker untuk melindungi Anda dari bau kotoran kucing yang tidak sedap. Setelah selesai membuang kotoran, pastikan cuci tangan sampai bersih menggunakan sabun dan air mengalir.

2. Rendam di Dalam Air

Jika kotoran kucing sudah dipisahkan, selanjutnya Anda bisa menyiapkan wadah untuk menampung pasir. Rendam pasir tadi dengan menggunakan air. Anda bisa menggunakan air panas untuk membantu membunuh kuman-kuman di dalam pasir. Paling tidak rendam pasir selama 30 menit sebelum dicuci.

3. Cuci dengan Desinfektan

Setelah direndam, Anda bisa mulai mencuci pasir. Anda disarankan memakai cairan desinfektan untuk mencuci pasir. Hal ini dilakukan agar pasir terbebas dari kuman-kuman yang berasal dari kotoran kucing. Jika tidak ada cairan desinfektan, Anda bisa memakai sabun biasa namun pastikan pencuciannya benar-benar bersih.

4. Jemur Pasir

Setelah selesai dicuci dan dipastikan bersih, jemurlah pasir tadi di bawah sinar matahari. Anda bisa menggunakan baki atau wadah pasir yang sudah dicuci bersih untuk menampung pasir. Biarkan pasir berjemur di bawah sinar matahari sampai kering.

Itulah tadi cara mencuci pasir kucing yang baik dan benar. Sebaiknya, Anda punya bak cadangan berisi pasir untuk dipakai selama Anda mencuci pasir. Jadi, kucing Anda tetap punya tempat untuk buang kotoran walaupun pasirnya sedang dibersihkan.

5. Menjaga Kebersihan Pasir Sekali Pakai 

Lalu bagaimana jika Anda menggunakan pasir sekali pakai? Sesuai dengan namanya, jenis pasir ini tidak bisa digunakan berulang kali. Jika sudah digunakan untuk buang kotoran maka pasir tidak bisa dicuci lagi dan harus dibuang. Meskipun sekali pakai, Anda juga tetap harus menjaga kebersihannya.

Berikut adalah beberapa cara menjaga kebersihan pasir kucing sekali pakai:

  1. Langsung Buang Kotoran

Demi menjaga kebersihan, pastikan Anda selalu rajin membuang kotoran kucing. Langsung buang kotoran kucing yang ada di pasir. Sangat disarankan untuk membuang kotoran kucing secepat mungkin. Selain untuk menghindari bau tidak sedap, membuang kotoran kucing secepat mungkin juga meminimalkan tersebarnya bakteri yang ada di dalam kotoran kucing.

  1. Tambahkan Pasir

Pasir sekali pakai tidak bisa digunakan kembali dan harus dibuang bersama dengan kotoran. Jika jumlah pasir di dalam bak sudah semakin menipis, maka Anda harus menambahkan pasir. Pastikan selalu ada cukup pasir di dalam bak agar si kucing bisa buang kotoran dengan nyaman dan tidak berceceran dimana-mana. Tapi ingat, jangan menyediakan terlalu banyak pasir karena malah bisa berantakan di sekitarnya.

  1. Cuci Bak Pasir secara Rutin

Cucilah bak pasir yang Anda gunakan secara rutin. Anda bisa mencuci bak pasir menggunakan sabun anti kuman sampai benar-benar bersih. Setelah dicuci, bak pasir sebaiknya dijemur terlebih dahulu di bawah sinar matahari sampai kering. Setelah itu, barulah bak pasir bisa dipakai kembali.

Pilihlah jenis pasir yang tepat dan jagalah kebersihannya dengan baik. Hal ini penting untuk dilakukan bukan hanya demi kenyamanan kita namun juga kenyamanan si kucing. Biasakan si kucing untuk buang kotoran entah itu buang air kecil atau besar di pasir kucing yang sudah disediakan. Bak pasir ini bisa diletakkan di dalam maupun di luar kandang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *