Kucing Hutan Norwegia Berbulu Super Lebat, Berikut Faktanya!

By | March 7, 2020
kucing hutan norwegia

Ciri-Ciri, Cara Merawat, dan Fakta Tentang Kucing Hutan Norwegia

Anda pecinta kucing berbulu lebat? Yuk, kenalan dengan kucing hutan Norwegia. Kucing ini, memiliki bulu yang halus dan super lebat, lho. Selain itu, kucing ini termasuk ke dalam jenis kucing yang ramah.

Sesuai namanya, kucing ini berasal dari Norwegia. Bahkan, di negara asalnya, kucing ini digambarkan dalam dongeng maupun legenda. Salah satu di antaranya, terdapat dalam Mitologi Nordik.

Ciri-Ciri Kucing Hutan Norwegia

Menggemaskan! Ini Dia Fakta Kucing Hutan Norwegia Berbulu Super Lebat, Ciri-Ciri, Cara Merawat, Fakta Tentang Kucing Hutan, Kucing Norwegian, Kucing Norwegia, Kucing Bulu Tebal, Kucing Norwegia, Kucing Berbulu Lebat, Kucing Lucu

Ciri-Ciri Kucing Hutan Norwegia

Kucing hutan Norwegia ini, merupakan ras kucing besar. Bahkan, kucing ini memiliki kesamaan dengan Maine Coon. Bulunya sangat halus dan panjang. Kucing ini pun tergolong sangat bersahabat dan juga ramah. Kucing Norwegia ini, memiliki bentuk kepala segitiga dengan bentuk dahi yang datar.

Bentuk tubuhnya lebih besar dari ukuran kucing biasa. Kucing biasa rata-rata hanya memiliki panjang sekitar 46 cm (tanpa ekor). Bobot tubuh kucing biasa hanya 3,6 hingga 4,2 kg. Sedangkan Norwegian Forest, bisa mencapai panjang 100 cm dengan bobot 8 kg untuk betina, dan jantang sebesar 9 kg.

Mata kucing Norwegian Forest tergolong besar. Bentuknya mirip dengan almond. Warna matanya hijau, atau tembaga.

Kucing ini memiliki bentuk dada yang lebar. Bentuk tubuhnya memanjang dan tampak tangguh. Sedangkan bagian pahanya, tampak berotot.

Cara Merawat Kucing Norwegian Forest

Sama seperti kucing peliharaan pada umumnya, kucing ini memerlukan beberapa perawatan. Adapun perawatan untuk jenis kucing ini di antaranya seperti:

  • Menyikat bulunya 1 atau 2 kali dalam seminggu. Sikat bulunya secara lembut agar mereka tidak merasa tersakiti.
  • Norwegian Forest adalah tipe kucing yang jarang mandi. Hal ini sangat bagus untuknya. Kucing ini juga sangat susah basah ketika dimandikan. Namun, Anda harus tetap menjaga kebersihan kucing.
  • Sikat gigi kucing setiap minggu untuk mencegah penyakit periodontal.
  • Bersihkan kotoran apapun yang ada di sudut mata kucing. Gunakan kain yang lembut untuk membersihkannya.
  • Periksa telinga kucing. Bersihkanlah jika ada kotoran pada telinganya. Cara membersihkan telinganya, bisa menggunakan kapas atau kain lembut.
  • Pastikan kotak toiletnya selalu bersih dan juga nyaman. Hal ini untuk memastikan bulunya agar tetap bersih.

Kepribadian Kucing Norwegian Forrest

Norwegian Forest merupakan jenis kucing yang suka menghabiskan waktu berbaring di dekat pemiliknya. Kucing ini juga memiliki naluri berburu yang cukup kuat. Terutama jika mereka bertemu dengan hewan yang lebih kecil darinya, mereka akan tertarik untuk memburunya.

Pertimbangkanlah jika Anda ingin memelihara hewan lain bersama dengan kucing ini. Misalnya seperti burung, dan beberapa peliharaan yang rentan diburu oleh si kucing.

Mereka sangat menyukai sentuhan. Namun, mereka merupakan jenis kucing yang tidak suka dipangku. Mereka suka disentuh di antara bagian telinga dan dagu. Mereka juga sangat suka menggesekkan pipinya sebagai tanda suka kepada pemiliknya.

4 Fakta Unik Tentang Kucing Norwegian Forest

Sebagai salah satu ras kucing populer, Norwegian Forest adalah kucing yang memiliki beberapa fakta unik. Yuk, simak apa saja fakta-faktanya berikut ini:

  1. Bulunya Digunakan untuk Melawan Cuaca Dingin

Tempat asalnya, yaitu Norwegia, berdekatan dengan daerah kutub. Kucing ini berhasil beradaptasi dengan cuaca dingin di kawasan tersebut. Bulunya yang lebat dan panjang, mampu membuat mereka bertahan di tengah cuaca dingin yang ekstrem.

  1. Sempat Mengalami Krisis Kepunahan

Norwegian Forest adalah jenis kucing yang sempat punah pada saat perang dunia II. Salah satu penyebabnya karena perkawinan silang dengan kucing domestik Norwegia yang berbulu pendek. Baru setelah masa Perang Dunia II berakhir, kucing ini berhasil diselamatkan dari kepunahan.

  1. Kucing yang Suka Memanjat

Kucing ini memiliki hobi unik, yaitu suka memanjat. Setelah mereka berhasil ke tempat yang tinggi, mereka akan senang mengawasi sekelilingnya. Untuk Anda yang ingin memeliharanya, pastikan lingkungannya cocok agar mereka bebas memanjat.

  1. Leluhur dari Kucing Maine Coon

Beberapa kalangan meyakini bahwa Norwegian Forest adalah leluhur dari kucing Maine Coon. Hal ini dilihat dari kemiripan pada kedua jenis kucing tersebut. Orang yang masih awam, bahkan akan sulit membedakan kedua jenis kucing tersebut.

Sejarah Singkat Kucing Hutan Norwegia

Di negara asalnya, Norwegia, kucing hutan Norwegia ini sangat melegenda dan ada di dalam dongeng-dongeng. Kucing ini diduga sudah ada sejak ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu. Bahkan, kucing ini diceritakan dalam beberapa kisah kuno Norwergia.

Kucing ini melegenda karena ada di dalam sebuah cerita, di mana mereka digambarkan sebagai kucing raksasa yang menarik kereta Dewi Freya. Meski begitu, bagaimana cara mereka menarik kereta, dan dari mana asalnya, sampai saat ini masih menjadi misteri.

Beberapa ahli menyimpulkan bahwa kucing ini berasal dari dari Turki. Ada juga yang mengatakan bahwa kucing ini memiliki hubungan erat dengan kucing Siberia dari Rusia.

Perang Dunia II sempat menjadi ancaman besar bagi kucing hutan ras Norwegia. Eksistensinya sempat terusik akibat terjadinya peran tersebut. Namun, pada tahun 1977, kucing ini secara resmi sudah terdaftar sebagai breed, dan kemudian mulai populer serta tersebar di Amerika Serikat dan Eropa.

Isu Penyakit Kucing Ras Hutan Norwegia

Sama seperti kucing pada umumnya, kucing ras hutan Norwegia juga kerap terkena beberapa jenis penyakit. Meski secara umum kucing ini hidup sehat, namun ada beberapa jenis penyakit yang mengintainya. Berikut jenis-jenis penyakit tersebut:

  1. Penyakit Ginjal Polikistik

Penyakit ini timbul karena kondisi genetik. Penyakit ini tergolong berbahaya karena menyerang organ ginjal kucing.

  1. Penyakit Glycogen Storage Disease IV

Kondisi ini termasuk langka. Glycogen storage disease IV, adalah penyakit yang akan menyebabkan anak kucing terlahir mati. Meskipun hidup, usia mereka tidak akan bertahan lama. Penyakit ini berasal dari keturunan.

  1. Displasia Retina

Displasia retina adalah penyakit yang menyebabkan timbulnya bintik-bintik pada retina. Meski begitu, penyakit ini tidak memperburuk kualitas penglihatan si kucing.

Cara Merawat Bulu Kucing Hutan Norwegia

Bulu kucing ras ini merupakan daya tarik dari kucing tersebut. Bulunya yang panjang dan tebal, menjadikannya tampak elegan menggemaskan. Itulah kenapa, Anda harus merawat bulunya agar tetap cantik, sehat, dan juga lembut. Berikut caranya:

  1. Bulu kucing ras hutan Norwegia mudah kusut. Pastikan Anda menyisirnya secara rutin. Gunakan sisir khusus kucing agar lebih optimal.
  2. Pilih jenis shampo khusus kucing. Jangan menggunakan jenis shampo biasa apa lagi menggunakan sabun.
  3. Kucing ini, termasuk jenis kucing yang tidak suka mandi. Namun, hal ini justru baik bagi mereka, karena bulunya tahan terhadap air. Mereka akan cenderung lebih susah basah ketika dimandikan.
  4. Jika kondisi bulunya kotor, silahkan mandikan mereka. Jadwal memandikan yang ideal bagi mereka yaitu satu atau dua minggu sekali saja.

Perbedaan Kucing Hutan Norwegia dengan Maine Coon

Kucing ini masih tergolong langka di Indonesia. Maka tidak heran jika masih banyak orang yang salah membedakan ras hutan Norwegia dengan maine coon. Berencana untuk memelihara kucing ras hutan Norwegia? Agar tidak salah membedakan dengan maine coon, yuk, intip perbedaannya berikut ini:

  • Kucing ras hutan Norwegia memiliki bentuk wajah lancip, atau berbentuk segitiga terbalik.
  • Bagian dahi kucing ras hutan Norwegia tampak datar.
  • Maine coon memiliki bentuk kepala seperti biji.
  • Bentuk tulang pipi maine coon tampak tinggi.

Selain itu, perbedaan dari segi karakteristik pun bisa mudah kita kenali. Maine coon jauh lebih cerdas dibandingkan dengan kucing ras hutan Norwegia. Namun, perbedaan mencoloknya bisa kita lihat dari bentuk wajah kedua kucing tersebut.

Harga Kucing Ras Hutan Norwegia di Indonesia

Meskipun kucing ini berasal dari Norwegia, namun sudah tidak sulit kita temukan di Indonesia. Kucing ini pun bukan jenis kucing yang mahal. Adapun harganya di Indonesia yaitu:

  • Kucing ras hutan Norwegia dewasa: Rp1.200.000 – 1.500.000
  • Kucing ras hutan Norwegia mix Persia: Rp900.000-an

Kucing mix Persia, adalah kucing silangan dari kedua ras tersebut. Harganya tergolong lebih murah dari kucing ras biasa. Anda juga bisa memilih jenis kucing anakan jika kucing dewasa dirasa lebih mahal. Namun, pastikan Anda memilih peternak yang sudah ternama, ya.

Nah, itulah informasi lengkap seputar kucing hutan Norwegia. Untuk Anda yang ingin memeliharanya, pastikan Anda membaca artikel ini hingga selesai, ya. Karena, sangat bermanfaat dalam mengenali ciri-ciri, hingga melakukan perawatan yang tepat bagi mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *