Cat Lover, Tahukah Anda Berapa Lama Kucing Hamil?

By | March 6, 2020
berapa lama kucing hamil

Mencari Tahu Berapa Lama Kucing Hamil

Mengetahui berapa lama kucing hamil memang penting, agar Anda bisa mempersiapkan segala sesuatunya dengan tepat. Namun tahukah Anda berapa lama kucing hamil? Ini terjadi sekitar 60 sampai 70 hari. Perhatikan periode kehamilan kucing berikut ini untuk mengetahui hal-hal yang akan terjadi pada saat proses kehamilan.

Periode Kehamilan Kucing

Ketahui periode kehamilan kucing berikut. Hal ini agar Anda bisa waspada dan tidak kaget atas perubahan karakter kucing kesayangan Anda.

Minggu kesatu dan kedua            : Kehamilan belum terlihat.

Minggu ketiga                                 : Putting susu terlihat jelas dan kemarahan.

Minggu keempat                             : Perut kucing mulai membesar dan nafsu makan kucing meningkat.

Minggu kelima dan keenam         : Kucing menjadi malas bergerak dan manja. Janin atau fetus bisa diraba pada perut kucing. Tapi perlu Anda ketahui tidak semua kucing suka perutnya disentuh. Anda juga perlu menambahkan porsi makan sedikit demi sedikit.

Minggu ketujuh                             : Kucing sering buang air kencing. Hal ini karena ukuran janin menekan di kantong kencing.

Minggu kedelapan                        : Kucing mencari tempat yang aman dan sepi untuk melahirkan. Sebaiknya Anda membatu kucing dengan mempersiapkan tempat yang cocok dan rutin memeriksakan kehamilan kucing ke dokter hewan.

Minggu kesembilan                      : Anda harus melakukan observasi yang mendalam. Cara yang Anda lakukan ialah memahami ciri kucing yang siap melahirkan.

Pakan yang dibutuhkan Kucing Hamil

Selain mengetahui informasi berapa lama kucing hamil, penting juga bagi Anda untuk mengetahui pakan apa yang baik untuk kucing yang sedang hamil. Anda harus menyeimbangkan dengan pakan yang bernutrisi. Tujuan pemberian pakan yang bernutrisi ini diaantaranya:

  • Meningkatkan kalori guna menunjang pertumbuhan anakan kucing dan produksi susu kucing indukan
  • Meningkatkan protein guna perkembangan anakan kucing
  • Memenuhi kebutuhan kalori kucing indukan
  • Menyediakan asupan phosphorus dan kalsium

Perlu Anda ketahui juga bahwa kucing indukan memerlukan asupan energi 2 kali lipat dari kucing normal. Sehingga diharapkan Anda mampu menyediakan vitamin atau suplemen tertentu untuk mendukung kesehatan otak, mata, tulang, otot, serta menjaga daya tahan tubuh kucing.

Ciri Kucing Siap Melahirkan

Ciri Kucing Siap Melahirkan, Ciri-ciri Kucing Siap Melahirkan, Kucing Siap Melahirkan

Kucing betina pasti memerlukan perhatian yang lebih besar, terlebih bila dalam masa kehamilan. Pada dasarnya kucing betina mampu melahirkan tanpa bantuan manusia. Walaupun begitu Anda perlu mengerti ciri kucing yang siap melahirkan.

  • Kucing mencari tempat yang aman dan sepi

Tempat ini bertujuan untuk menghindari serangan predator atau gangguan manusia. Dengan demikian kucing biasa melahirkan di atap rumah, lemari pakaian, atau gudang.

  • Kucing selalu tidur

Kucing yang akan melahirkan membutuhkan waktu lama untuk tidur. Semakin lama waktu tidur kucing menandakan semakin dekat waktu melahirkan. Hal ini karena kucing mempersiapkan stamina dan fisik untuk melahirkan.

  • Kucing selalu mengeong

Kucing yang mengeong dengan keras dan terus menerus bisa menjadi indikator kucing akan melahirkan.

  • Kucing sering menjilati tubuhnya

Tindakan ini merupakan cara alami kucing untuk mempersiapkan proses lahirannya.

  • Suhu tubuh kucing menurun

Suhu normal kucing sekitar 38 – 39˚C, sedangkan kucing yang akan melahirkan sekitar 37 – 38˚C. Dengan demikian Anda perlu melakukan pemeriksaan suhu tubuh kucing lebih sering.

  • Air ketuban pecah

Sama seperti halnya manusia. Air ketuban yang pecah menandakan kucing akan cepat melakukan ritual melahirkan. Air ketuban pecah bisa ditandai dari waktu kehamilan kucing, yaitu ketika kehamilan memasuki usia dua bulan.

  • Adanya cairan kolostrun yang keluar dari kelenjar susu

Cairan kolostrun ini berwarna kekuningan. Keluarnya cairan ini menjadi tanda bahwa seminggu lagi kucing akan melahirkan.

  • Nafsu makan berkurang

Turunnya nafsu makan kucing juga menjadi ciri kucing yang akan melahirkan. Indukan yang mengalami penurunan nafsu makan biasanya lemas serta kesulitan bergerak.

  • Kucing mengalami denyut jantung yang cepat dan nafas terengah

Kucing yang mengalami ini menunjukkan kucing sedang kontraksi. Hal ini karena posisi anak kucing yang di dalam rahim berpindah ke mulut rahim.

Perawatan yang Tepat setelah Mengetahui Berapa Lama Kucing Hamil agar Induk dan Calon Kitten Sehat

Memiliki kucing yang sedang hamil tentu membutuhkan perhatian ekstra dari Anda. Bagi yang masih pemula, hal ini tentu merupakan pengalaman baru yang seru, menegangkan sekaligus pengalaman yang berharga. Ada berbagai hal yang akan Anda alami, mulai dari mengetahui berapa lama kucing hamil, bagaimana ciri-cirinya, dan apa saja yang harus diperhatikan agar induk dan calon kitten tetap sehat sampai saat melahirkan tiba.

Setelah kucing berhasil kawin, Anda harus sabar menunggu selama 3 minggu setelah masa kawin, baru bisa mengetahui apakah kucing sudah hamil atau belum. Untuk mengetahui informasi cara memastikan kehamilan dan cara perawatannya, simak uraian berikut ini.

  1. Bawa ke Dokter Hewan dan Cek Denyut Embrio Kucing

Hal pertama untuk memastikan kehamilan pada kucing Anda adalah dengan membawanya ke dokter hewan setelah 3-4 minggu setelah kawin. Mintalah kepada dokter hewan yang berpengalaman untuk merasakan apakah ada denyut embrio pada kucing Anda tersebut.

  1. Cek dengan USG

Anda bisa meminta dokter melakukan pemeriksaan dengan menggunakan USG untuk memastikan berapa lama kucing hamil dan berapa jumlah anak kucing yang dikandungnya. Untuk bisa melakukan hal ini, Anda harus sabar menunggu usia kehamilan sekitar 20 hari.

  1. Pemeriksaan Sinar-X

Menginjak usia kehamilan 45 hari, Anda bisa melakukan pemeriksaan sinar-X. Ini dilakukan  untuk memastikan kehamilan kucing, menghitung jumlah janin kucing, dan memeriksa apakah ada masalah lainnya yang mungkin dialami oleh induk kucing tersebut.

  1. Hindari Memberikan Vaksinasi dan Obat Apapun

Anda harus mengetahui dengan pasti berapa lama kucing hamil agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya saja dalam hal pemberian vaksin atau obat-obatan tertentu. Ini dikarenakan pemberian vaksin pada kucing yang sedang mengandung sangat berbahaya.

Jadi, walaupun sudah saatnya pemberian vaksin, lebih baik konsultasikan hal tersebut pada dokter hewan. Hal ini berlaku pula pada pemberian obat-obatan tertentu seperti obat cacing, obat flu, dan lain-lain.

  1. Perhatikan Asupan Nutrisi

Kucing yang sedang hamil tentu membutuhkan nutrisi yang cukup agar kesehatannya tetap terjaga. Anda bisa menambahkan 25% makanan lebih banyak saat usia kehamilan mencapai usia 6 minggu. Pastikan juga kebutuhan kalsium dan proteinnya terjaga untuk kesehatan induk dan janin kucing. Bila induk kucing tidak nafsu makan, Anda bisa memberikan vitamin penambah nafsu makan.

  1. Kucing Hamil Tidak Boleh Keluar Rumah

Selama masa kehamilan, akan lebih baik jika kucing tetap berada di dalam rumah. Ini dimaksudkan agar terhindar dari risiko tertular penyakit dan gangguan kucing lain. Jika kucing Anda adalah kucing domestik yang terbiasa berada di luar rumah, Anda boleh membiarkannya. Namun, pastikan tetap diawasi agar tidak diserang oleh kucing lain.

  1. Menyiapkan Tempat Melahirkan

Anda bisa menyiapkan kandang atau kardus yang sudah dialasi dengan kain yang lembut untuk kucing Anda yang sedang hamil. Jika tiba waktunya melahirkan, kucing hamil tersebut akan bisa segera masuk dan menjalani proses persalinan yang tenang dan aman.

  1. Jaga Kebersihan Kandang

Kondisi kandang yang bersih dan nyaman akan membuat kucing yang sedang hamil merasa betah dan tidak akan mencari tempat lain untuk melahirkan. Jangan lupa untuk melengkapi kandang dengan tempat makan dan minum yang selalu bersih, serta alas kain yang nyaman agar kucing terhindar dari penyakit yang menular.

  1. Gunakan Pasir Berkualitas

Selain tempat makan dan minum, jangan lupa untuk menyediakan litter box berisi pasir kotoran yang berkualitas. Selain bisa meredam bau kotoran kucing yang menyengat, pasir berkualitas memiliki tekstur yang tidak menggumpal.

Ini sebagai upaya antisipasi jika sewaktu-waktu kucing memilih melahirkan di litter box tanpa sepengetahuan Anda. Dengan memanfaatkan pasir yang berkualitas, anak kucing akan terhindar dari tertutup pasir yang menggumpal.

Dengan mengetahui berapa lama kucing hamil, Anda bisa memberikan perawatan yang tepat agar kesehatan kucing dan janinnya terjaga. Dengan demikian, induk kucing tersebut bisa menjalani masa kehamilan dengan aman dan nyaman sampai tiba waktunya untuk  melahirkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *